|| Oleh: Ali Ghufron Sudirman ||
'Beragama'
tidak tentu sama dengan 'bertuhan'. Orang yang beragama, selain mempunyai Tuhan
(bertuhan; akidah) juga mempunyai ritual khusus dan istimewa untuk
menyempurnakan kebertuhanannya. Ritual-ritual khusus itu disebut sebagai aturan
tuhan yang pada perjalanannya dinamakan syari'at.
Seorang yang
mengaku 'beragama' Islam tapi tidak menjalankan shalat, atau melakukan shalat
dengan cara-caranya sendiri, misalnya, belum bisa disebut 'beragama' Islam.
Mungkin dia bertuhan karena memang mempunyai Tuhan. Tapi belum beragama karena
tidak mau menyempurnakan kebertuhanannya dengan ritual-ritual khusus seperti
yang diatur dalam syari'at.
Lalu apakah
kita sudah merasa cukup untuk bertuhan saja, tanpa beragama? Apakah kita cukup
memiliki keyakinan, tanpa harus menjalankan ritual-ritual yang menyertainya?
